You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Empat Sekolah Wakili Jakbar Lomba Sekolah Adiwiyata
photo Laporan Statistik BJ - Beritajakarta.id

4 Sekolah Wakili Jakbar ke Adiwiyata Tingkat Nasional

Sebanyak empat sekolah mewakili Jakarta Barat, ke lomba Sekolah Adiwiyata tingkat nasional. Keempaatnya, yaitu SMAN 23 Tomang, SMPN 220 Duri Kepa, SMPN 111 Kemanggisan dan 249 Cengkareng.

Sebagai pembina kami telah melakukan pembinaan pada empat sekolah tersebut

Asisten Perekonomian dan Adminitrasi Jakarta Barat, Sri Yuliani berharap keempat sekolah bisa meraih juara pertama tingkat nasional baik untuk SMAN dan SMP. Selaan telah memiliki kelengkapan kriteria, masing-masing sekolah telah melakukan persiapan secara maksimal tanpa rekayasa.

“Sebagai pembina kami telah melakukan pembinaan pada empat sekolah tersebut," ujarnya, usai menerima Tim verifikasi lomba sekolah Adiwiyata tingkat nasional 2016 dari Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di SMAN 23 Tomang, Rabu (12/10).

Jakpus Optimistis Kirim Wakilnya ke LSS Tingkat Nasional

Ketua Tim Verifikasi Lomba sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional 2016, Restu Yuliani menuturkan, kehadirannya dalam rangka melakukan verfikasi dokumen-dokumen yang telah diserahkan. Diakuinya, dari 900 dokumen yang diterima, hanya 694 yang lolos verifikasi.

"Dokumen yang dikirim kadang belum tentu sesuai. Kami melakukan pengecekan secara langsung untuk memastikan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5880 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2378 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2119 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1712 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1630 personNurito